Dalam masalah penjadwalan, terdapat tujuan yang sering digunakan sebagai acuan dalam menyusun suatu jadwal yang optimal, diantaranya adalah meminimumkan total waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan keseluruan job (makespan) dan meminimumkan waktu rata-rata sebuah job dalam aliran sistem (mean flow time).
Dari studi kasus yang dilakukan di CV Bahtera Indah Surabaya, ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam penyusunan jadwal pelayanan perbaikan kapal yang tentunya akan sangat menentukan dalam optimasi penjadwalan. CV Bahtera Indah Surabaya menyadari keberadaan faktor-faktor tersebut namun belum memperhitungkan metode penjadwalan First Come First Serve.
Pada penelitian dilakukan analisa penjadwalan untuk membandingkan beberapa metode penjadwalan yaitu metode First Come First Serve, metode shortest processing time, longest processing time, sehingga bisa didapatkan jadwal dengan urutan pekerjaan yang lebih optimal yang dapat meminimasi makespan dan mean flow time.
Hasil uji coba sistem penjadwalan perbaikan kapal pada setiap periode berbeda-beda. Pada periode Januari-Februari metode penjadwalan yang terbaik adalah LPT, karena mempunyai hasil makespan terkecil walaupun nilai mean flow timenya lebih besar daripada metode SPT.